Business Directories
Contact Us

Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

Gameplay Counter Strike 2 di Esports World Cup 2026

Keseruan Counter Strike 2 begitu terasa menjelang Esports World Cup 2026 karena gameplay-nya yang cepat, intens, dan sangat menuntut skill pemain. Berbeda dari game...
HomeSportSoccerPSSI Menggelar Pelatihan Safety, Security & Crowd Management dari FIFA dan AFC

PSSI Menggelar Pelatihan Safety, Security & Crowd Management dari FIFA dan AFC

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Garuda Academy menggelar program pelatihan bertajuk Safety, Security & Crowd Management Course pada 4–9 November 2025 di Hotel Grand Sahid, Jakarta. Program ini dilaksanakan bersama FIFA dan Asian Football Confederation (AFC) sebagai kolaborator utama yang juga menurunkan tim ahli untuk memimpin langsung sesi pelatihan.

Pelaksanaan Program

Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk membentuk sumber daya manusia profesional di bidang keamanan dan pengelolaan massa dalam pertandingan sepak bola. Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian penting dari reformasi sepak bola nasional, mendorong agar setiap klub, Asprov, dan penyelenggara kompetisi mampu menerapkan standar keselamatan internasional di setiap pertandingan.

Komponen ProgramDetail Pelaksanaan
PenyelenggaraPSSI bekerja sama dengan FIFA & AFC
Waktu & Lokasi4–9 November 2025, Hotel Grand Sahid Jakarta
PesertaPerwakilan klub, Asprov, penyelenggara kompetisi, dan profesional (umum)
TujuanMeningkatkan standar keamanan dan profesionalisme pertandingan

Kurikulum dan Pembicara Internasional

Kurikulum pelatihan ini dirancang berdasarkan modul resmi FIFA dan AFC, mencakup tiga pilar utama yaitu operasional, komersial, dan kompetisi. Materi disusun secara sistematis agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks nyata di lapangan.

Deretan pembicara internasional yang hadir memperkuat bobot program ini. Mereka adalah Serge Dumortier (Head of Safety & Security FIFA), Katharina Steinberg (Senior Safety & Security Manager FIFA), Sanjay Kumar (Safety & Security Officer dan Match Commissioner FIFA), serta Brian Johnson (Head of Safety, Security & Access AFC). Keempat ahli ini dikenal sebagai figur penting dalam pengembangan sistem keamanan pertandingan di berbagai event besar seperti Piala Dunia dan Liga Champions Asia.

Pilar KurikulumFokus Utama
OperasionalManajemen stadion, evakuasi, dan koordinasi keamanan
KomersialPengamanan area sponsor dan perlindungan hak komersial
KompetisiPengawasan integritas pertandingan dan keselamatan pemain

Signifikansi Program untuk Sepak Bola Indonesia

Kehadiran program ini menjadi momen penting bagi industri sepak bola Indonesia yang tengah berupaya meningkatkan kualitas manajemen pertandingan dan keselamatan penonton. Melalui kerja sama dengan FIFA dan AFC, PSSI menjadi federasi pertama di dunia yang menyelenggarakan kursus keamanan sepak bola berstandar global dengan dukungan langsung dari dua lembaga tertinggi sepak bola internasional.

Program ini tidak hanya memberi manfaat bagi PSSI, tetapi juga bagi klub, Asprov, dan operator liga. Para peserta dibekali keterampilan untuk menghadapi situasi darurat, mengelola risiko, dan menciptakan sistem keamanan yang berkelanjutan di setiap level kompetisi. Hal ini diharapkan menjadi pondasi dalam menciptakan pengalaman menonton yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh penggemar sepak bola Indonesia.

Manfaat Untuk IndustriImplikasi Praktis
Profesionalisasi SDMTersedianya tenaga ahli keamanan di klub dan liga
Standar InternasionalAdaptasi protokol keamanan FIFA/AFC di Indonesia
Reputasi NasionalMeningkatkan kepercayaan sponsor dan penonton

Tantangan dan Arah Ke Depan

Meski mendapat apresiasi luas, implementasi hasil pelatihan ini membutuhkan komitmen berkelanjutan dari berbagai pihak. Tantangan utama terletak pada kesiapan infrastruktur stadion, perbedaan kapasitas SDM di tiap daerah, dan konsistensi penerapan standar internasional di seluruh kompetisi domestik.

Langkah selanjutnya yang disarankan PSSI adalah membentuk sistem sertifikasi berjenjang, melanjutkan program pelatihan lanjutan, dan memperkuat monitoring terhadap pelaksanaan protokol keamanan di lapangan. Jika diterapkan secara konsisten, pelatihan ini dapat menjadi pondasi ekosistem sepak bola Indonesia yang lebih profesional dan aman, serta meningkatkan reputasi Indonesia di mata FIFA dan AFC.

Tantangan UtamaRekomendasi Strategis
Infrastruktur belum merataLakukan audit dan peningkatan fasilitas stadion
Keterbatasan SDM terlatihPerluasan pelatihan lanjutan di seluruh Asprov
Konsistensi implementasiSistem sertifikasi dan evaluasi rutin dari PSSI

FAQ (Frequently Asked Questions)

Q1: Apa itu pelatihan Safety, Security & Crowd Management PSSI?

A1: Pelatihan ini merupakan program resmi PSSI bersama FIFA dan AFC yang bertujuan meningkatkan kemampuan SDM Indonesia dalam mengelola keamanan dan pengendalian massa di pertandingan sepak bola.

Q2: Siapa saja pembicara dalam program ini?

A2: Program ini menghadirkan pakar internasional seperti Serge Dumortier, Katharina Steinberg, Sanjay Kumar, dan Brian Johnson yang memiliki pengalaman panjang di bidang keamanan event FIFA dan AFC.

Q3: Mengapa program ini penting bagi Indonesia?

A3: Program ini penting karena membantu Indonesia menerapkan standar keamanan global, mengurangi risiko insiden di stadion, dan meningkatkan profesionalisme penyelenggara pertandingan di semua level kompetisi.

Index