Keputusan Esports World Cup untuk memilih EA FC 26 sebagai game sepak bola resmi pada EWC 2026 memicu diskusi besar dalam komunitas esports. Banyak yang mempertanyakan mengapa eFootball, yang sudah memiliki kontrak dengan FIFAe, tidak diikutsertakan dalam ajang ini. Jawabannya berkaitan dengan popularitas global EA FC, stabilitas ekosistem kompetitif, serta kemampuan gim ini menghadirkan pengalaman esports yang lebih matang. EA FC 26 dianggap lebih menarik bagi penyelenggara turnamen besar karena komunitas pemainnya sangat masif, termasuk pemain casual, pro player, dan kreator konten.
Selain itu, EA FC 26 menawarkan sisi komersial yang jauh lebih kuat dalam bentuk lisensi klub, pemain, dan stadion yang lebih lengkap dibandingkan eFootball. Faktor ini penting karena EWC membutuhkan game yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga menarik bagi sponsor, broadcaster, dan penonton global. Dengan konten resmi seperti liga dunia, mode kompetitif yang stabil, dan fitur cross-play, EA FC 26 dinilai lebih siap menjadi wajah utama esports sepak bola di ajang sebesar EWC 2026.
Kelebihan dan Keunikan EA FC 26 Dibanding Game Sepak Bola Lain
EA FC 26 menghadirkan berbagai fitur yang membuatnya unggul secara teknis maupun komersial. Salah satu keunikannya adalah sistem HyperMotion V generasi terbaru yang meningkatkan realisme gerakan pemain berdasarkan data pertandingan asli. Teknologi ini membuat pergerakan, dribbling, hingga rotasi tubuh jauh lebih natural dibandingkan game lain yang masih mengandalkan animasi preset. Bagi kompetisi esports, detail kecil ini dapat menjadi faktor penentu hasil pertandingan karena pemain profesional sangat bergantung pada keakuratan respons dan tingkat kontrol.
Keunggulan lainnya adalah cakupan lisensi resmi yang begitu luas. EA FC 26 tetap memegang lisensi mayoritas liga top dunia, seperti Premier League, LaLiga, Bundesliga, Serie A, dan MLS. Hal ini membuat pengalaman turnamen semakin hidup karena peserta dapat menggunakan klub dan pemain yang benar-benar dikenal oleh penonton. Sementara itu, eFootball memang memiliki kualitas gameplay yang realistis, namun lisensi klubnya jauh lebih terbatas, sehingga kurang menarik untuk format kompetisi global sebesar EWC 2026.
Perbandingan Fitur EA FC 26 dan eFootball
Berikut adalah tabel ringkas yang menggambarkan perbedaan dan keunggulan EA FC 26 dibandingkan eFootball, menjadi salah satu alasan kuat EWC memilih EA FC 26:
| Aspek Perbandingan | EA FC 26 | eFootball |
| Lisensi Klub & Liga | Sangat lengkap & resmi | Terbatas, hanya bekerja sama dengan beberapa klub |
| Teknologi Animasi | HyperMotion V generasi baru | Motion capture standar |
| Mode Kompetitif | FUT Champions, Rivals, Online Seasons | Lebih terbatas, fokus ke mode squad |
| Komunitas Global | Basis pemain terbesar untuk game sepak bola | Komunitas solid namun lebih kecil |
| Stabilitas Esports | Ekosistem kompetitif mapan dan sering dipakai turnamen | Belum memiliki struktur kompetitif sebesar EWC |
| Penonton & Popularitas | Menjadi standar esports sepak bola dunia | Populer, namun kalah skala |
| Cross-play | Ya, lebih luas | Ada tetapi tidak selengkap EA FC |
Dengan perbedaan ini, EA FC 26 terlihat jauh lebih siap menghadapi panggung Esports World Cup 2026, terutama karena nilai hiburan dan daya tarik globalnya jauh lebih tinggi.
Potensi Keseruan EA FC 26 di Ajang EWC 2026
Turnamen EWC 2026 diprediksi akan menghadirkan atmosfer kompetisi yang jauh lebih meriah dengan memasukkan EA FC 26 sebagai salah satu cabang utama. Gim ini menawarkan potensi storyline kompetitif yang sangat kuat, terutama dengan hadirnya pro player dari berbagai kawasan seperti Eropa, Amerika Selatan, Timur Tengah, dan Asia. Meta yang dinamis, update reguler, serta rotasi kartu Ultimate Team akan membuat jalannya turnamen tidak mudah ditebak dan sarat kejutan.
Selain itu, keseruan juga meningkat berkat fitur cross-play yang memperluas jangkauan kompetisi. Pemain konsol dan PC dapat saling berhadapan tanpa batas perangkat, menjadikan turnamen lebih inklusif dan tidak dibatasi faktor teknis. Dengan dukungan grafis yang lebih modern dan sistem gameplay yang semakin responsif, pertandingan EA FC 26 di EWC 2026 akan menjadi tontonan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga sangat menghibur bagi penonton umum, pecinta sepak bola, hingga penggemar esports hardcore.
FAQ (Frequently Asked Questions)
A1: Karena EA FC 26 memiliki lisensi klub dan pemain lebih lengkap, komunitas global yang besar, serta ekosistem esports yang lebih matang.
A2: Tidak demikian, tetapi eFootball memiliki batasan lisensi dan basis kompetitif yang lebih kecil dibanding EA FC 26.
A3: Secara global, EA FC terus menjadi game sepak bola paling banyak dimainkan dan paling sering digunakan untuk turnamen esports besar.

